Search Engine Optimization (SEO)

 Salam Blogger ^_^!

Black and White SEO

Black Hat and White Hat SEO

Search Engine Optimization (SEO) adalah ilmu yang mempelajari bagaimana mendapatkan posisi teratas di dalam hasil pencarian oleh mesin pencari. Mesin Pencari (search engine) merupakan suatu program atau aplikasi website yang bertugas untuk melakukan pencarian berdasarkan kata kunci yang kita ketikkan pada form pencarian. Contohnya: Google dan Yahoo.

Siapa target dari SEO? Tentunya adalah pengunjung website. Semakin banyak pengunjung maka semakin terkenal sebuah website. Keuntungannya adalah kita dapat mempromosikan produk atau dagangan kita kepada pengunjung, berbagi pengetahuan, menghasilkan uang dengan menjual ruang iklan di website kita, misalnya dengan Paid to Advertise (Paid per Click), Paid to Affiliate, dan Paid to Review.

Untuk yang baru belajar SEO kiranya ini dapat dijadikan hal yang perlu diperhatikan, yaitu:

  1. Domain. Lebih baik nama domain yang kita pilih mengandung kata kunci yang akan kita bidik. Misalnya kita ingin membuat website bertema informasi kosan mahasiswa, maka lebih baik pilih nama domain yang terkait dengan temanya, misalnya: jasakosan.com, informasikosan.com

  2. Content, merupakan hal yang paling utama bila ingin memenangkan persaingan SEO, karena Content is the King. Pahamilah dan rencanakan terlebih dahulu apa yang harus dibuat untuk isi website kita.

  3. Gunakanlah CMS (Content Management System) yang baik yaitu yang mudah dikembangkan oleh pengguna. Saat ini sudah banyak CMS yang dapat kita gunakan secara gratis.

Bagaimanakah teknik SEO itu sendiri? Yang saya ketahui ada dua teknik yaitu:

  1. White Hat SEO

    White Hat SEO adalah sebutan bagi mereka yang menggunakan teknik SEO secara wajar dan lazim. Untuk meningkatkan Page Rank maka kita harus terlibat dengan search engine supaya artikel yang telah dibuat dapat ter index oleh search engine. Ada beberapa langkah yang harus dilakukan untuk memenuhi kriteria search engine, diantaranya:

    1. Optimasi skrip META TAG

    2. Optimasi Title website dengan tema yang ditargetkan

    3. Optimasi KEYWORD dalam skrip Meta Tag.

    4. Optimasi META DESCRIPTION

    5. Buat artikel yang mempunyai ciri khas (original)

    6. Lakukan linkback ke dalam website sendiri

    7. Lakukan blog walking ke website yang traffic nya tinggi.

  2. Black Hat SEO

    Black Hat SEO adalah teknik untuk menaikan posisi website di mesin pencari melalui cara-cara yang tidak etis. Resiko yang akan anda dapatkan dari penggunaan teknik ini maka website anda akan ditendang dari search engine. Berikut adalah beberapa faktor yang menyebabkan seorang melakukan Black Hat SEO, antara lain:

    1. Bosan dengan teknik SEO

    2. Mencari kelemahan SEO

    3. Mencari uang dengan bermain program Paid per Click

    4. Sekedar mengetahui dan belajar teknik ini.

    Walaupun ada beberapa website yang melakukan teknik ini tapi tidak ditendang oleh search engine, namun bila diketahui oleh search engine maka website tersebut akan menurun peringkatnya. Berikut adalah beberapa istilah dari teknik Black Hat SEO, yaitu:

    • Keyword Stuffing, merupakan teknik yang memasukan sebanyak mungkin keyword pada skrip Meta Tag. Kadang keyword yang dimasukkan sama sekali tidak mempunyai hubungan dengan website tersebut. Contoh: Website anda bertema pendidikan. Sedangkan pada skrip Meta Tag anda memasukan keyword yang tidak ada hubungannya seperti:

      <meta name=”keyword” content=”toko, toko baju, jual beli, web hosting, web developer, domain gratis”>

    • Teks tersembunyi, yaitu memberikan warna huruf dan background sama, misal huruf berwarna putih dan background nya pun berwarna putih. Teks tersembunyi ini pun bisa menggunakan pemrograman java script.

    • Link Farm, sebenarnya tidak jauh berbeda dengan teknik Keyword Stuffing, hanya saja setiap kata kunci terdapat link yang mengarah ke situs sendiri atau situs luar.

    • Doorway Page….?

    • Cloacking, prinsip kerjanya menciptakan halaman untuk masing-masing IP yang berbeda. Maksudnya jika IP yang ditentukan berkunjung ke dalam website kita maka akan diarahkan ke lokasi halaman redirect yang tidak ada hubungannya dengan kata kunci yang dicari. Sedangkan bila yang berkunjung bukan dari IP yang ditentukan maka akan diarahkan ke halaman yang semestinya. Biasanya banyak orang menggunkan teknik untuk diarahkan ke website afiliasi.


 

 

Referensi:

  • Adelheid Andrea, 2012. “Mengungkap Rahasia SEO”. Medan: Andi Yoyakarta.

  • Pribadi Wikan, 2009.”Blog Preneur”. Depok: Bukune.

Leave and Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s