SISTEM INFORMASI

Dari segi Etimologi, kata sistem sebenarnya berasal dari Bahasa Yunani yaitu “Systema”, yang dalam Bahasa Inggris dikenal dengan “SYSTEM”, yang mempunyai satu pengertian yaitu sehimpunan bagian atau komponen yang saling berhubungan secara teratur dan merupakan satu keseluruhan yang tidak terpisahkan.

Banyak definisi tentang system, diantaranya:

Menurut Buckley

Sistem adalah suatu kebulatan atau totalitas yang berfungsi secara utuh, disebabkan adanya saling ketergantungan diantara bagian-bagiannya. (A whole that functions as a whole by virtue of interdependence of its parts).

Menurut H.Kerzner

Sistem adalah sekelompok komponen yang terdiri dari manusia dan/atau bukan manusia (non-human) yang diorganisir dan diatur sedemikian rupa sehingga komponen-komponen tersebut dapat bertindak sebagai satu kesatuan dalam mencapai tujuan, sasaran bersama atau hasil akhir. Pengertian ini, mengandung arti pentingnya aspek pengaturan dan pengorganisasian komponen dari suatu sistem untuk mencapai sasaran bersama, karena bila tidak ada sinkronisasi dan koordinasi yang tepat, maka kegiatan masing-masing komponen, sub-sistem, atau bidang dalam suatu organisasi akan kurang saling mendukung.

B.S. Blanchard (1990)

Engineering System adalah aplikasi yang efektif dari usaha-usaha ilmu pengetahuan dan engineering dalam rangka mewujudkan kebutuhan operasional menjadi suatu sistem konfigurasi tertentu, melalui proses yang saling terkait berupa definisi keperluan analisis fungsional, sintesis, optimasi, desain, tes, dan evaluasi.

Dari beberapa referensi diatas sehingga dapat disimpulkan:

Sistem adalah sehimpunan unsur yang berhubungan dan melakukan kegiatan atau bekerja untuk mewujudkan apa yang menjadi visi, misi, sasaran, dan target dengan cara yang telah ditetapkan dalam sebuah pedoman. Contoh Sistem Informasi Sekolah, Perpustakaan, Rumah Sakit, dll

Untuk memudahkan pemahaman mengenai definisi system dapat disusun dalam bentuk pertanyaan: (Sistem Informasi Perpustakaan Sekolah)

  1. Apa sajakah unsur-unsur system tersebut? (Petugas, Koord. Perpustakaan, Buku, Peminjam, dll.)
  2. Apa tujuan system tersebut ? (Setiap sekolah pasti memiliki visi misinya masing-masing yang akan pasti akan melibatkan perpustakaan untuk mencapainya.)
  3. Apa yang dilakukan untuk mencapai visi dari system tersebut? (Menyediakan fasilitas dan suasana di perpustakaan yang nyaman, seperti pada taman bacaan. Membuat prosedur peminjaman buku yang unik)
  4. Apa sajakah yang diproses oleh system tersebut ? (Setiap apa yang dilakukan untuk mencapai visi, dibuat detailnya untuk dapat memudahkan dalam pemahaman dan pelaksanaan)
  5. Apa yang dihasilkan proses itu ? (Setiap apa yang dilakukan pasti menghasilkan sesuatu, apapun itu.)
  6. Apa ukuran keberhasilan proses itu ? (Untuk mengetahui berjalan lancarnya suatu rencana ataupun program kerja, maka diperlukan pedoman atau indikator keberhasilan sebagai acuan yang akhirnya dapat digunakan juga untuk pengambilan keputusan)

Dalam sebuah system, DATA, PROSES, dan INFORMASI sangat berperan penting untuk mencapai tujuan system.

Perbedaan dan perbandingan Sistem Konvensional (Manual) dengan Sistem Digital (Komputerisasi)

https://ijobaraya.wordpress.com/wp-admin/media-upload.php?post_id=118&type=image&TB_iframe=true&width=640&heighthttps://ijobaraya.wordpress.com/wp-admin/media-upload.php?post_id=118&type=image&TB_iframe=true&width=640&height=532=532

Leave and Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s